Selasa, 06 Juni 2017

CERITA PENDEK UNTUK ANAK

JAJAN SEMBARANGAN
Oleh : Risa Nurul Ain

            Pagi hari yang cerah, Bonbon si tupai kecil sedang berangkat ke sekolah bersama Kora si kura-kura temannya. Mereka bersenda gurau selama dalam perjalanan menuju ke sekolah, sesekali Bonbon berlari meninggalkan Kora yang berjalan sangat pelan.
“Hai Kora apa kamu tidak bisa jalan lebih cepat? Nanti kita akan terlambat sampai ke sekolah” kata Bonbon
“Tidak apa-apa Bonbon, kamu kan tahu kalau aku tidak bisa berlari seperti dirimu” balas Kora
            Sampai di sebuah tikungan, Bonbon berhenti karena melihat penjual makanan yang sedang menjajakan makanan di pinggir jalan. Bonbon berlari untuk melihat dagangan yang dijual, padahal makanan yang dijual itu tidak ditutupi. Tentu saja, debu kendaraan bermotor banyak menempel di makanan itu. Bahkan banyak lalat yang hingga di atasnya.
“Wah, penjual ini menjual nasi dan sayuran juga makanan-makanan kecil lainnya, nanti waktu istirahat sekolah aku mau beli, karena tadi pagi aku belum sarapan” kata Bonbon dalam hati
Lalu Bonbon menghampiri Kora dan mengajaknya jajan nanti ketika istirahat sekolah
“Kora apa kamu bawa uang jajan hari ini?”tanya Bonbon
“Tidak Bon, aku tidak pernah membawa uang jajan, memangnya kenapa?” jawab Kora
“Wah padahal nanti sewaktu istirahat aku mau mengajak mu membeli makanan yang ada di tikungan dekat sekolah itu, sepertinya makanan disana enak”seru Bonbon
“Tidak ah..aku sudah membawa bekal dari rumah. Mama sudah menyiapkan makanan agar aku tidak jajan sembarangan di sekolah”balas Kora
“Payah masih bawa bekal. Ya sudah kalau kamu tidak mau, aku beli sendiri saja”teriak Bonbon sambil meninggalkan Kora
            Di dalam kelas Bu Guru sedang memberi cerita tentang makanan sehat yang sebaiknya di makan oleh anak-anak agar tubuh menjadi sehat. Bu Guru meminta anak untuk tidak jajan sembarangan seperti di pinggir jalan karena dapat membuat anak sakit. Bonbon tidak mendengarkan penjelasan dari Bu Guru karena dia sedang membayangkan makanan apa saja yang akan dibelinya nanti.
            Bel istirahat akhirnya berbunyi. Bonbon pun berlari ke tempat penjual makanan di tikungan jalan, tetapi di depan kelas dia bertemu dengan Kora. Kora bertanya
“Mau kemana kamu Bon kok buru-buru”
“Aku mau membeli makanan di warung yang ada di tikungan tadi, apa kamu mau ikut?”jawab Bonbon
“Loh apa kamu tidak dengar yang B Guru katakan? Makanan yang dijual di pinggir jalan itu tidak sehat dan bisa membuat kita sakit”jelas Kora
“Bu Guru kan tidak tahu kalau aku jajan disana, lagipula aku sudah sangat lapar jadi aku mau kesana. Kamu mau ikut tidak?kalau tidak ya sudah aku jalan dulu”kata Bonbon
“Ya sudah terserah kamu. Nanti kalau kamu sakit rasakan saja sendiri, aku tidak ikut karena aku mau makan bekal yang aku bawa dari rumah”jawab Kora
            Tanpa mendengar jawaban dari Kora, Bonbon sudah berlari ke pinggir jalan dekat tikungan untuk membeli makanan, disana dia segera memesan nasi dan sayur lalu makan dengan lahap. Padahal di sekitarnya banyak sekali kendaraan berlalu-lalang, bahkan makanan yang dia makN pun banyak dihinggapi oleh debu dan lalat. Setelah selesai makan Bonbon segera kembali ke sekolah dan mengikuti kegiatan sampai selesai.
            Sesampainya di rumah, ibu Bonbon merasa sangat khawatir karena sedari pulang sekolah Bonbon selalu ke kamar mandi. Setiap di tanya Bonbon hanya menjawab kalau sedang sakit perut dan diare. Ibu Bonbon tidak tahu kalau tadi Bonbon jajan sembarangan. Memang Bonbon tidak bercerita kepada ibunya jika dia jajan di pinggir jalan. Bonbon juga tidak pernah mau membawa bekal yang sudah disiapkan ibunya, dia memilih meminta uang jajan.
            Sore itu Kora pergi ke rumah Bonbon untuk mengajak Bonbon bermain, tetapi begitu sampai di rumah Bonbon dia mendapati temannya itu sedang tiduran sambil memegangi perutnya
“Loh kamu kenapa Bon?”tanya Kora
“Aku tidak tahu, tapi perutku sakit sekali dari tadi aku diare”jawab Bonbon
“Apa kamu sudah minum obat??tadi memangnya kamu makan apa?”tanya Kora
“Ya aku sudah minum obat. Tadi aku makan dari penjual yang ada di pinggir jalan itu loh”jawab Bonbon
“Kan sudah aku bilang kalau jajan sembarangan itu akan membuat kamu sakit. Sekarang kamu percaya kan”ledek Kora

“Ya aku percaya. Mulai besok aku mau membawa bekal yang disipkan ibuku saja. Aku sudah tidak mau jajan sembarangan lagi”janji Bonbon. Setelah itu Bonbon dan Kora tidak pernah jajan sembarangan. Mereka selalu makan bersama bekal yang mereka bawa dari rumah. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar